Pangkalpinang – Suburusan Jasa Konstruksi wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Tahun Anggaran 2026 lakukan pendampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pada Selasa (3/2/2026). Pada kegiatan ini tim dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang (BJKW II Palembang) memberikan paparan terkait Rencana Kerja & Target Pembinaan OPD Suburusan Jasa Konstruksi dI Wilayah Kerja BJKW II Palembang.

Kegiatan disambut oleh Kepala Seksi Pengaturan dan Pemberdayaan Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPRPRKP, Saraswati Renaningsih, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BJKW II dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pengawasan jasa konstruksi di daerah.

Dalam paparannya salah satu dari tim dari balai BJKW II Palembang, Iqbal menyampaikan bahwa pendampingan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Menteri PUPR Nomor 1 Tahun 2023, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 299/SE/Dk/2025 tentang Pedoman Pemantauan dan Evaluasi Pembinaan Jasa Konstruksi oleh Pemerintah Daerah .

Ia juga memaparkan hasil rekapitulasi penilaian kinerja Tahun Anggaran 2025, di mana dari 65 OPD suburusan jasa konstruksi di wilayah Sumbagsel, hanya 11 OPD yang menyampaikan laporan kinerja. Kondisi tersebut menjadi dasar penguatan rencana kerja dan target pembinaan tahun 2026.

Adapun target nasional yang ditekankan meliputi capaian Tertib Usaha sebesar 60 persen dan Tertib Pemanfaatan sebesar 50 persen. Pada tahun 2026, BJKW II Palembang menargetkan minimal 15 OPD mendapatkan pendampingan intensif dengan evaluasi berjenjang melalui instrumen Pemantauan dan Evaluasi (PE), termasuk pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan, tertib pemanfaatan, keaktifan input data pada Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi (SIPJAKI), serta pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi .

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan Mobile Training Unit (MTU) yang dimiliki Dinas PUPRPRKP. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pelatihan keliling dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi di daerah.

Melalui pendampingan ini, diharapkan OPD suburusan jasa konstruksi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung dan Sumbagsel secara umum dapat meningkatkan kualitas pengawasan serta mencapai predikat “Kinerja Sangat Baik” pada evaluasi akhir Tahun Anggaran 2026.