Sebagaimana yang disampaikan oleh Pj. Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin bahwa Penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2023 di Provinsi Bangka Belitung harus lebih baik lagi dari tahun 2022.
Hal ini menjadi harapan dari Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin sebab serapan anggaran tahun 2022 belum optimal, yakni hanya 81,31 persen. Sehingga di tahun ini seluruh OPD memiliki target penyerapan anggaran 30% untuk di triwulan pertama.
Menyikapi hal itu Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Provinsi Kepulauan Bangka belitung mengadakan rapat untuk melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan pada Dinas PUPRPRKP pada Tahun Anggaran 2023 di Ruang Auditorium,
Rapat yang diikuti oleh setiap Kepala Bidang dan PPK/PPTK tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Jantani Ali. Ia menyebutkan, akan ada beberapa upaya yang dilakukan guna serapan anggaran sesuai harapan.
“Besar harapan saya kepada PPK dan PPTK segera digerakan oleh Kepala Bidang untuk menjalankan kegiatan di triwulan pertama terutama kegiatan bersifat kontraktual” Kata Jantani, Selasa (17/01/2022)
Dengan adanya target serapan anggaran pada setiap triwulan, Jantani meyakini tidak ada penumpukan belanja di akhir tahun seperti sebelumnya. dan optimis dalam penyerapan anggaran tersebut.
“Untuk menyerap anggaran sebesar itu jika kita tidak paksakan pada Triwulan pertama memang akan berat kedepannya dan semua harus digerakkan apalagi kontrak besar atau kontrak fisik itu mendorong tercapainya progress dan non kontrak bisa dilaksanakan juga lebih awal.” jelasnya.
Ia juga berpesan kepada Kepala Bidang yang menangani pembangunan fisik untuk memperhitungkan seluruh kegiatan tersebut selesai di bulan November 2023.
“Bidang Bina Marga yang punya banyak kontrak paket 18 M, saya berharap harus dilaksanakan paling lambat di akhir Februari sudah berkontrak, dan untuk kontrak dibawah 10 M berakhir paling maksimum di Oktober” ungkapnya.
Jantani juga menugaskan setiap bidang untuk membuat mapping rencana kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai penyerapan anggaran 30% di triwulan satu ini sekaligus menjadi bahan acuan untuk mencapai target.
“Untuk para Kabid lebih komunikatif terkait hambatan di lapangan dan mengantisipasi apa yang akan terjadi sehingga bisa prediksi diawal serta PPK/PPTK bila ada kendala bisa konsultasi ke Kepala Bidang juga bidang-bidang lebih sering mengadakan rapat internal” pesannya.